<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Cindyharyono's Blog</title>
	<atom:link href="http://cindyharyono.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cindyharyono.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Oct 2011 05:42:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='cindyharyono.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Cindyharyono's Blog</title>
		<link>http://cindyharyono.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://cindyharyono.wordpress.com/osd.xml" title="Cindyharyono&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://cindyharyono.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://cindyharyono.wordpress.com/2009/01/23/5/</link>
		<comments>http://cindyharyono.wordpress.com/2009/01/23/5/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 14:25:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cindyharyono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cindyharyono.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[LuMut HatI (HePatiCeae) Pada umumnya atau dapat dikatakan kebanyakan lumut hati hidup di tempat-tempat yang basah. Dalam tubuh terdapat tubuh terdapat alat penyimpanan air, atau dapat menjadi kering tanpa mengakibatkan kematiannya. Yang bersifat epifit ada yang dapat hidup pada daun pohon-pohon dalam imba daerah tropika, dan karena hidupnya di atas daun itulah hingga lumut tadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cindyharyono.wordpress.com&amp;blog=5828205&amp;post=5&amp;subd=cindyharyono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">LuMut HatI (HePatiCeae)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span lang="IN">Pada umumnya atau dapat dikatakan kebanyakan lumut hati hidup di tempat-tempat yang basah. Dalam tubuh terdapat tubuh terdapat alat penyimpanan air, atau dapat menjadi kering tanpa mengakibatkan kematiannya. Yang bersifat epifit ada yang dapat hidup pada daun pohon-pohon dalam imba daerah tropika, dan karena hidu</span>p<span lang="IN">nya di atas daun itulah hingga lumut tadi merupakan suatu bentuk ekologi yang khusus dinamakan <em>epifi</em></span><em>t</em><span lang="IN">. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><em><span lang="IN">Hepaticae</span></em><span lang="IN"> dapat dibedakan menjadi beberapa bangsa yaitu :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Bangsa <em>Anthocerotales</em> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Bangsa <em>Marchantiales</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Bangsa <em>Jungermaniales</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Wingdings;" lang="IN"><span>v<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Bangsa <em>Anthocerotales</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><span lang="IN"><em><img class="alignright size-medium wp-image-6" title="anthoceros-sp1" src="http://cindyharyono.files.wordpress.com/2009/01/anthoceros-sp1.jpg?w=300&#038;h=181" alt="anthoceros-sp1" width="300" height="181" /><br />
</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;                     &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--><span lang="IN">Bangsa ini hanya memuat beberapa marga yang biasanya dimasukkan dalam satu suku saja, yaitu suku <em>Anthoceotaceae</em>. Gametofit mempunyai talus berbentuk cakram dengan tepi bertoreh, biasanya melekat pada tanah dengan perantaraan rizoid-rizoid. Susunan talusnya masih sederhana. Sel-selnya hanya mempunyai satu kloroplas dengan satu pirenoid yang besar, hingga mengingatkan kita pada kloroplas sel-sel ganggang. Pada sisi bawah talus terdapat stroma dengan 2 sel penutup yang berbentuk ginjal. Stroma itu kemudian hampir selalu terisi dengan lendir. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span lang="IN">Beberapa anteredium terkumpul dalam satu lekukan pada sisi atas talus, demikian pula dengan arkegoniumnya. Zigot mula-mula membelah menjadi dua sel dengan suatu dinding pemisah melintang. Sel yang ada di atas terus membelah-belah dan merupakan sporogonium, yang di bawah membelah-belah merupakan kaki sporogonium. Sel-sel yang menyusun kaki sporogonium berbentuk seperti rizoid, melekat pada talus gametofitnya. Bagi sporogonium, kaki itu berfungsi sebagi alat penghisap. Sporogonium tidak bertangkai, mempunyai bentuk seperti tandu, panjangnya 10-15 cm. Jika telah masaknmka akan pecah seperti buah polongan. Sepanjang poros bujurnya terdapat jaringan yang terdiri atas beberapa deretan sel-sel mandul yang dinamakan <em>kolumela</em>. Kolumela ini diselubungi oleh jaringan yang kemudian akan menghasilkan spora yang disebut <em>arkespora</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span lang="IN">Berbeda dengan lumut hati lainnya, masaknya kapsul spora pada sporogonium itu tidak bersama-sama, akan tetapi dimulai dari atas dan berturut-turut sampai pada bagian bawahnya.</span><span lang="IN"> </span><span lang="IN">Dinding sporogonium mempunyai stoma dengan dua sel penutup, dan selain itu sel-selnya mengandung kloroplas.</span></p>
<p class="MsoNoSpacing" style="text-indent:.5in;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Anthocerotales</span></em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN"> hanya terdiri atas 1 suku, yaitu <em>Anthocerataceae</em>, yang mencakup antara lain <em>Anthoceros fusiformis</em></span><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">,</span></em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> <em>Anthoseros laevis, dan Notothylus valvata. </em></span></p>
<p><em><img class="aligncenter size-medium wp-image-7" title="anthoceros-laevis-l3" src="http://cindyharyono.files.wordpress.com/2009/01/anthoceros-laevis-l3.jpg?w=300&#038;h=260" alt="anthoceros-laevis-l3" width="300" height="260" /><br />
</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:-5;left:0;margin-left:215px;margin-top:6px;width:324px;height:197px;"><img src="/DOCUME~1/RAFLEN~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image004.jpg" alt="" width="324" height="197" /></span><!--[endif]--><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:-7;left:0;margin-left:7px;margin-top:6px;width:178px;height:197px;"><img src="/DOCUME~1/RAFLEN~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image006.jpg" alt="" width="178" height="197" /></span><!--[endif]--><span style="border:1pt none black;background:black none repeat scroll 0;color:black;padding:0;"></span><em><span lang="IN"></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:63pt;text-align:justify;text-indent:-63pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Wingdings;" lang="IN"><span>v<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Bangsa <em>Marchantiales</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span lang="IN">Talus seperti pita memiliki lebar kira-kira 2cm, agak tebal, berdaging, bercabang-cabang menggarpu dan mempunyai suatu rusuk tengah yang tidak begitu jelas menonjol</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Pada sisi bawah talus terdapat selapis sel-sel yang menyerupai daun yang dinamakan <em>sisik-sisik perut </em>atau <em>sisik-sisik ventral. </em>Selain itu pada sisi bawah talus terdapat rizoid-rizoid , yang bersifat fototrof negatif dan dinding selnya mempunyai penebalan ke dalam yang bentuknya seperti sekat-sekat yang tidak sempurna.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span lang="IN">Permukaan atas talus mempunyai lapisan kutikula, oleh sebab itu hampir tak mungkin dilalui air. Jika dilihat dari atas , talus kelihatan berpetak-petak. Di bawah tiap-tiap petak di dalam talus terdapat suatu <em>ruang udara</em>, dan di tengah petak terdapat suatu liang udar yang menghubungkan ruang udar tadi dengan dunia luar. Liang udara itu berbentuk seperti tong dan mempunyai dinding yang lebih tinggi dari permukaan talus untuk mencegah masuknya air. Dinding liang itu terdiri atas 4 cincin, masing-masing cincin terdiri atas 4 sel. Pada dasar ruang udara terdapat sel-sel yang mengandung kloroplas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span lang="IN">Sisa jaringan talus berupa sel-sel yang tidak mengan</span>d<span lang="IN">ung klorofil atau sangat miskin akan klorofil dan berguna sebagai tempat penimbunan zat makanan cad</span>a<span lang="IN">ngan, sebagian mengandung minyak. Pada sisi bawah parenkim, tempat penimbunan makanan cadangan tersebut tertutup oleh selapis sel-sel. Pada sisi atas rusuk tengah, umumnya terdapat badan-badan seperti piala dengan tepi yang bergigi, yang merupakan <em>piala eram </em>atau <em>keranjang eram, </em>dengan di dalamnya sejumlah <em>kuncup-kuncup eram. </em>Badan-badan tersebut berguna sebagai alat pembiakan vegetatif bagi gametofit.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span lang="IN">Gametangium <em>Marchantiales </em>didukung oleh suatu cabang talus ini tergulung, merupakan suatu tangkai. Didalam gulungan itu terdapat suatu saluran dengan benang-benang rizoid. Bagian ats cabang tadi berulang-ulang mengadakan percabangan menggarpu, hingga akhirnya membentuk suatu badan seperti bintang. Tempat anteridium dan arkegonium terpisah, jadi <em>Marchantiales </em>berumah dua. Pendukung anteridum dinamakan anteridiofor, pendukung arkegonium disebut arkegoniofor.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-8" title="marchantia-polymorpha" src="http://cindyharyono.files.wordpress.com/2009/01/marchantia-polymorphagif2.jpg?w=300&#038;h=225" alt="marchantia-polymorpha" width="300" height="225" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:-4;left:0;margin-left:307px;margin-top:0;width:258px;height:194px;"><img src="/DOCUME~1/RAFLEN~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image008.jpg" alt="" width="258" height="194" /></span><!--[endif]--><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--><span style="border:1pt none black;background:black none repeat scroll 0;color:black;padding:0;"><span> </span></span><span style="border:1pt none black;background:black none repeat scroll 0;color:black;padding:0;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--><span style="border:1pt none black;background:black none repeat scroll 0;color:black;padding:0;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span lang="IN">Pendukung gametangium jantan menyerupai suatu tangkai dengan suatu cakram bertoreh delapan pada ujungnya. Pada sisi atas cakram itu terdapat ruang-ruang berbentuk botol yang bermuara pada permukaan atas dengan sebuah liang yang kecil. Ruang-ruang itu berisi anteridium dan satu sama lain terpisah oleh jaringan yang mengandung ruang-ruang udara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span lang="IN">Pendukung gametangium betina berakhir dengan suatu badan berbentuk bintang. Kaki-kaki bintang itu biasanya berjumlah 9, tepinya berlipat kebawah, sehingga sisi atas bagian yang mendukung arkegonium itu menghadap ke bawah pula. Akibatnya arkegonium seakan-akan terdapat pada sisi bawah badan yang berbentuk bintang tadi. Letak arkegonium pada pendukungnya berderetan menurut arah jari-jari.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span lang="IN">Tiap baris diselubungi oleh selaput yang bergigi yang dinamakan <em>periketium. </em>Tiga sel terdapat di pinggir, sedang yang satu di tengah-tengah lalu membelah lagi melintang, membentuk <em>sel tutup </em>dan <em>sel dalam. </em>Ketiga sel yang di pinggir itulah yang selanjutnya membelah-belah menjadi dinding perut dan leher arkegonium. Dari sel dalam akhinya terbentuk <em>sel telur, sel saluran perut, </em>dan <em>sel-sel saluran leher.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span lang="IN">Pembuahan berlangsung </span>d<span lang="IN">alam cuaca hujan. Oleh percikan air hujan cairan yang mengandung spermatozoid terlempar dari anteridiofor ke arkegoniofor. Sel-sel epidermis badan pendukung arkegonium mempunyai papila dan membentuk suatu kapilar pada permukaan alat tersebut, yang memudahkan tergelincirnya spermatozoid masuk ke dalam arkegonium. Spermatozoid itu bereaksi kemotakis terhadap zat putih telur.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span lang="IN">Setelah selesai pembuahan, zigot berkembang menjadi embrio yang terdiri ats banyak sel, dan akhirnya merupakan suatu sporogonium bertangkai pendak, kecil, berbentuk jorong, dan berwarna hijau. Seperti pada <em>Anthocerotales, </em>sel teratas hasil pembelahan zigot yan pertama, akhirnya berkembang menjadi kapsul spora. Sel yang bawah berkembang menjadi kaki dan tangkai sporogonium. Karena ada dinding-dinding perikrinal, sel-sel dalam kapsul dapat dibedakan dalam sel-sel dinding dan jaringan arkespora yang ada di dalam. Tiap sel arkespora membelah menjadi dua sel, yang sempit<span> </span>(kecil), yang lainnya lebar. Sel anakan yang lebar itu ada yang langsung merupakan sel induk spora, ada yang membelah lagi beberapa kali sebelum menjadi sel induk spora. Sel yang kecil tumbuh menjadi sel-sel yang panjang berbentuk seperti serabut, berdinding lunak, tetapi mempunyai penebalan-penebalan berbentuk spiral yang dinamakan <em>elatera.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span lang="IN">Pada <em>marchantia </em>kapsul spora itu mempunyai dinding yang terdiri ats selapis sel, dengan penebalan-penebalan seperti serabut. Kapsul spora mula-mula masih diselubungi oleh bekas dinding arkegonium yang ikut terangkat pada perkembangan sporogonium. Kapsul spora <em>Marchantiales </em>dapat menghasilkan beberapa ratus spora. Spora itu jika jatuh di tempat yang cocok akn menjadi kecambah dalam bentuk protonema yang mengandung klorofil, dan selanjutnya berkembang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Suku <em>Marchantiaceae</em> dengan contoh-contoh<span> </span>:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><em><span lang="IN">Marchantia polymorpha</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><em><span lang="IN">Marchantia geminata</span></em><span lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><em><span lang="IN">Reboulia hemisphaerica</span></em><span lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Suku Ricciaceae, dengan contoh-contoh antara lain :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><em><span lang="IN">Riccia fluitans</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><em><span lang="IN">R. nutans</span></em><span lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><em><span lang="IN">R. trichocarpa</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><em><span lang="IN"><img class="aligncenter size-full wp-image-10" title="riccia1" src="http://cindyharyono.files.wordpress.com/2009/01/riccia1.jpg?w=250&#038;h=188" alt="riccia1" width="250" height="188" />Riccia fluitans<br />
</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em><span lang="IN"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Wingdings;" lang="IN"><span>v<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Bangsa <em>Jungermaniales</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span><span lang="IN">Bangsa ini meliputi kurang lebih 900 jenis <em>Hepaticae</em>. Bentuk-bentuk tubuh yang masih sederhana sangat menyerupai <em>Marchantia</em>, talus berbentuk pita, sempit dan bercabang-cabang menggarpu. Sebaliknya ada pula yang rusuk tengah talusnya telah memberi kasan seperti batang dengan bagian-bagian talus ke samping yang telah menyerupai daun-daun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span><span lang="IN">Bangsa ini kebanyakan telah mempunyai semacam batang yang bercabang-cabang banyak dan tumbuh dorsiventral. Bagian-bagian serupa daun kecil itu telah mempunyai ibu tulang, tetapi bagian yang serupabatang belum mempunyai berkas pembuluh pengangkutan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span><span lang="IN">Berbeda dengan lumut hati lainnya, pada <em>Jungermaniales</em> tidak kita dapatkan mulut-nulut daun. Perkembangan anteridium dan perkembangan permulaan embrionya pun sedikit menyimpang. Pada <em>Jungermaniales</em> yang tubuhnya bersifat talus, arkegoniumnya dikelilingi oleh bagian-bagian yang mempunyai bentuk yang khusus</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Pronema <em>Jungermaniales</em> hanya terdiri atas beberapa sel saja, tetapi ada pula yang protonemanya</span><span> </span><span lang="IN">pipih dan menjadi bagian tubuhnya yang vegetatif, dengan di atasnya tumbuhan lumutnya yang hanya mempunyai sedikit saja bagian seperti daun yang mendukung alat-alat kelaminnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span><span lang="IN">Berbeda dengan <em>Marchantia</em>, pada <em>Jungermaniales</em> ini kapsul spora mempunyai tangkai. Sporogonium telah selesai terbentuk sebelum tangkai memanjang dan menembus dinding arkegonium. Kapsul spora yang terdapat pada pangkal ujung tangkai berbentu bulat, dan jika sudah masak membuka dengan 4 katub. Pecahnya kapsul spora disebabkan oleh dya kohesi air dalam sel-sel yang menguap dengan disertai berkerutnya dinding yang tidak menebal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Menurut duduknya sporogonium, <em>Jungermaniales</em> dibedakan dalam 3 suku yaitu :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:45pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Suku <em>Anacrogynaceae</em>, ujung talus tidak ikut mengambil bagian dalam pembentukkan arkegonium, sporogonium terdapat pada sisi punggung. Yang tergolong dalam suku ini antara lain :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:45pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><em><span lang="IN">Pellia epiphylla</span></em><span lang="IN">, talus menyerupai <em>Marchantia</em>, hidup di atas tanah-tanah yang basah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:45pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><em><span lang="IN">Metzgeria furcata, </span></em><span lang="IN">talus berbentuk pita yang sempit, bercabang-cabang menggarpu, hidup pada batang-batang pohon-pohonan atau di atas batu-batu cadas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:-2;left:0;margin-left:359px;margin-top:19px;width:183px;height:207px;"><img src="/DOCUME~1/RAFLEN~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image016.jpg" alt="" width="183" height="207" /></span><!--[endif]--><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:-8;left:0;margin-left:138px;margin-top:0;width:156px;height:240px;"><img src="/DOCUME~1/RAFLEN~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image018.jpg" alt="" width="156" height="240" /></span><!--[endif]--><span lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"> <img class="alignleft size-medium wp-image-12" title="jungermaniales41" src="http://cindyharyono.files.wordpress.com/2009/01/jungermaniales41.jpg?w=300&#038;h=237" alt="jungermaniales41" width="300" height="237" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:45pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:45pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:45pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span><span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"></span></span></span><!--[endif]--><em><span lang="IN">Blasia pusilla</span></em><span lang="IN">, talus lebar, mempunyai sisi tengah, pada tepi talusnyamulai tampak erbentuknya alat-alat seperti daun</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:45pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Suku <em>Acrogynaceae.</em> Arkegonium, jadi juga sporogonium, terdapat pada ujung bagian yang seperti batang atau cabangnya. Yang termasuk dalam golongan ini adalah :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:45pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><em><span lang="IN">Plagiochila asplenoides, </span></em><span lang="IN">banyak tumbuh di daerah tropika</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:45pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><em><span lang="IN">Frullania tamarisci</span></em><span lang="IN"> seperti daun, hidup pada batang-batang pohon atau di atas batu-batu cadas, warna pirang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span><span lang="IN">Selain kedua golongan tersebut masih ada satu golongan lagi yang masih banyak memperlihatkan kesamaan dengan <em>Anacrogynaceae</em>, yaitu suku <em>Haplomitriaceae</em>, yang talusnya bersifat radial, mempunyai bagian seperti batang dengan 3 baris bagia-bagian serupa daun. Alat-alat kelamin terdapat diantara bagian-bagianyang seperti daun-daun, letaknya pada ujung bagian yang seperti batang. Contoh :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><em><span lang="IN">Calobryum mnioides</span></em><span lang="IN"> yang umumnya terdapat di daerah tropika.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><em><span lang="IN">Calobryum blumei </span></em><span lang="IN">yang tumbuh di Jawa</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><em><span lang="IN">Haplomitrium</span></em><span lang="IN"> di Eropa </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:relative;z-index:-1;"><span style="position:absolute;left:273px;top:-1px;width:225px;height:330px;"><img src="/DOCUME~1/RAFLEN~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image020.jpg" alt="" width="225" height="330" /></span></span><!--[endif]--><span lang="IN"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-13" title="jungermaniales3" src="http://cindyharyono.files.wordpress.com/2009/01/jungermaniales3.jpg?w=300&#038;h=224" alt="jungermaniales3" width="300" height="224" /></p>
<p class="MsoNoSpacing"><span style="font-size:16pt;font-family:&quot;">Klasifikasi kelas Hepaticae</span></p>
<p class="MsoNoSpacing"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNoSpacing"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNoSpacing"><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Anthoseros laevis</span></em></p>
<p class="MsoNoSpacing"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNoSpacing"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sistematik :</span></p>
<p class="MsoNoSpacing"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Divisi <span> </span>: Bryophyta</span></p>
<p class="MsoNoSpacing"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Classis<span> </span> : Hepaticae</span></p>
<p class="MsoNoSpacing"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Ordo <span> </span>: Anthocerotales</span></p>
<p class="MsoNoSpacing"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Famili<span> </span> : Anthocerotaceae</span></p>
<p class="MsoNoSpacing"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Genus <span> </span>: <em>Anthoceros</em></span></p>
<p class="MsoNoSpacing"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Species : <em>Anthoceros leavis</em></span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Diskripsi :</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Gametofit mempunyai talus berbentuk cakram dengan tepi bertoreh, biasanya melekat pada tanah dengan perantaraan rizoid-rizoid.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Susunan talusnya masih sederhana.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sel-selnya hanya memiliki satu kloroplas dengan satu pirenoid yang besar.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Pada sisi bawah talus terdapat stoma dengan dua sel penutup yang berbentuk ginjal. Stoma hampir selalu terisi lendir.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Beberapa anteridium terkumpul dalam suatu lekukan pada sisi atas talus, demikian pula arkegoniumnya.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sel yang diatas terus membelah-belah dan merupakan sporogonium, yang bawah membelah-belah dan merupakan kaki sporogonium.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sel-sel yang menyusun kaki sporogonium berbentuk sebagai rizoid, melekat pada talus gametofitnya.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sporogonium tidak bertangkai, mempunyai bentuk seperti tanduk, panjangnya 10-15 cm.</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><em>Notothylus valvata </em></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Sistematik :</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Divisi<span> </span> : Bryophyta</p>
<p class="MsoNormal">Classis : Hepaticae</p>
<p class="MsoNormal">Ordo<span> </span> : Anthocerotales</p>
<p class="MsoNormal">Famili <span> </span>: Anthocerotaceae</p>
<p class="MsoNormal">Genus <span> </span>: <em>Notothylus</em></p>
<p class="MsoNormal">Species : <em>Notothylus valvata</em></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Diskripsi :</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Gametofit mempunyai talus berbentuk cakram dengan tepi bertoreh, biasanya melekat pada tanah dengan perantaraan rizoid-rizoid.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Susunan talusnya masih sederhana.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sel-selnya hanya memiliki satu kloroplas dengan satu pirenoid yang besar.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Pada sisi bawah talus terdapat stoma dengan dua sel penutup yang berbentuk ginjal. Stoma hampir selalu terisi lendir.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Beberapa anteridium terkumpul dalam suatu lekukan pada sisi atas talus, demikian pula arkegoniumnya.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sel yang diatas terus membelah-belah dan merupakan sporogonium, yang bawah membelah-belah dan merupakan kaki sporogonium.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sel-sel yang menyusun kaki sporogonium berbentuk sebagai rizoid, melekat pada talus gametovitnya.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sporogonium tidak bertangkai, mempunyai bentuk seperti tanduk, panjangnya 10-15 cm.</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><em>Marchantia polymorpha </em></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Sistematik :</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Divisi<span> </span> : Bryophyta</p>
<p class="MsoNormal">Classis<span> </span> : Hepaticae</p>
<p class="MsoNormal">Ordo<span> </span> : Marchantiales</p>
<p class="MsoNormal">Famili<span> </span> : Marchantiaceae</p>
<p class="MsoNormal">Genus <span> </span>:<span> </span><em>Marchantia</em></p>
<p class="MsoNormal">Species : <em>Marchantia polymorpha</em></p>
<p class="MsoNormal"><em> </em></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Diskripsi :</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Talus seperti pita, kurang lebih 2 cm lebarnya, agak tebal, berdaging, bercabang-cabang menggarpu, dan mempunyai suatu rusuk tengah yang tidak begitu menonjol.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Pada sisi bawah terdapat sisik-sisik perut dan rizoid-rizoid ysng bersifat fototrop negatif.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Permukaan atas talus mempunyai lapisan kutikula sehingga hampir mungkin di lalui air.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sisa-sisa jaringan talus berupa sel-sel yang tidak mengandung klorofil dan berguna sebagai tempat penimbunan zat makanan cadangan.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Gametangium didukung oleh suatu cabang talus yang tumbuh tegak.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Dulu digunakan sebagai bahan obat penyakit hati. (hepar).</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><em>Riccia fluitans </em></p>
<p class="MsoNormal"><em> </em></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Sistematik :</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Divisi <span> </span>: Bryophyta</p>
<p class="MsoNormal">Classis<span> </span> : Hepaticae</p>
<p class="MsoNormal">Ordo<span> </span> : Marchantiales</p>
<p class="MsoNormal">Famili <span> </span>: Ricciaceae</p>
<p class="MsoNormal">Genus <span> </span>: <em>Riccia</em></p>
<p class="MsoNormal">Species : <em>Riccia fluitans</em></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Diskripsi :</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Talus seperti pita, kurang lebih 2 cm lebarnya, agak tebal, berdaging, bercabang-cabang menggarpu, dan mempunyai suatu rusuk tengah yang tidak begitu menonjol.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Pada sisi bawah terdapat sisik-sisik perut dan rizoid-rizoid ysng bersifat fototrop negatif.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Permukaan atas talus mempunyai lapisan kutikula sehingga hampir mungkin di lalui air.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sisa-sisa jaringan talus berupa sel-sel yang tidak mengandung klorofil dan berguna sebagai tempat penimbunan zat makanan cadangan.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Gametangium didukung oleh suatu cabang talus yang tumbuh tegak.</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><em>Blasia pusilla</em></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Sistematik :</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Divisi <span> </span>: Bryophyta</p>
<p class="MsoNormal">Classis<span> </span> : Hepaticae</p>
<p class="MsoNormal">Ordo<span> </span> : Jungermaniales</p>
<p class="MsoNormal">Famili <span> </span>: Anacrogynaceae</p>
<p class="MsoNormal">Genus <span> </span>: <em>Blasia</em></p>
<p class="MsoNormal">Species: <em>Blasia fluitans</em></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Diskripsi :</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Telah memiliki semacam batang yang bercabang-cabang banyak dan tumbuh dorsi ventral.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Protonema hanya terdiri atas beberapa sel saja, tetapi ada pula yang protonemanya pipih dan menjadi bagian tubuhnya yang vegetatif.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Ujung talus tidak ikut mengambil bagian dalam pembentukan arkegonium.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sporogonium terdapat pada sisi punggung, dan pada beberapa jenis diliputi oleh periketium.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Talus lebar, mempunyai rusuk tengah, pada tepi talusnya mulai tampak terbentuknya alat-alat seperti daun.</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><em>Metzgeria furcata </em></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Sistematik :</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Divisi<span> </span> : Bryophyta</p>
<p class="MsoNormal">Classis<span> </span> : Hepaticae</p>
<p class="MsoNormal">Ordo <span> </span>: Jungermaniales</p>
<p class="MsoNormal">Famili<span> </span> : Anacrogynaceae</p>
<p class="MsoNormal">Genus<span> </span> : <em>Metzgeria</em></p>
<p class="MsoNormal">Species : <em>Metzgeria furcata</em></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Diskripsi :</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Talus berbentuk pita yang sempit, bercabang-cabang menggarpu.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Hidup pada batang-batang pohon-pohonan atau diatas batu-batu cadas.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Telah memiliki semacam batang yang bercabang-cabang banyak dan tumbuh dorsi ventral.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Protonema hanya terdiri atas beberapa sel saja, tetapi ada pula yang protonemanya pipih dan menjadi bagian tubuhnya yang vegetatif.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Ujung talus tidak ikut mengambil bagian dalam pembentukan arkegonium.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sporogonium terdapat pada sisi punggung, dan pada beberapa jenis diliputi oleh periketium.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;">Pergiliran keturunan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">Tumbuhan lumut mengalami pergiliran keturunan dalam daur hidupnya. Apa yang dikenal orang sebagai tumbuhan lumut merupakan tahap gametofit (tumbuhan penghasil gamet) yang haploid (x = n). Dengan demikian, terdapat tumbuhan lumut jantan dan betina karena satu tumbuhan tidak dapat menghasilkan dua sel kelamin sekaligus.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">Sel-sel kelamin jantan (sel sperma) dihasilkan dari anteridium dan sel-sel kelamin betina (sel telur atau ovum) terletak di dalam arkegonium. Kedua organ penghasil sel kelamin ini terletak di bagian puncak dari tumbuhan. Anteridium yang masak akan melepas sel-sel sperma. Sel-sel sperma berenang (pembuahan terjadi apabila kondisi lingkungan basah) menuju arkegonium untuk membuahi ovum.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">Ovum yang terbuahi akan tumbuh menjadi sporofit yang tidak mandiri karena hidupnya disokong oleh gametofit. Sporofit ini diploid (x = 2n) dan berusia pendek (3-6 bulan untuk mencapai tahap kemasakan). Sporofit akan membentuk kapsula yang disebut sporogonium pada bagian ujung. Sporogonium berisi spora haploid yang dibentuk melalui meiosis. Sporogonium masak akan melepaskan spora. Spora tumbuh menjadi suatu berkas-berkas yang disebut protonema. Berkas-berkas ini tumbuh meluas dan pada tahap tertentu akan menumbuhkan gametofit baru.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-14" title="pergiliran tumbuhan lumut" src="http://cindyharyono.files.wordpress.com/2009/01/clip_image002.jpg?w=300&#038;h=222" alt="pergiliran tumbuhan lumut" width="300" height="222" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;line-height:150%;"><span lang="IN"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;"> </span></strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;"> </span></strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Peran dan Manfaat Hepaticea</span></strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height:normal;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Wingdings;"><span>ü<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Tumbuhan lumut memiliki peran dalam ekosistem sebagai penyedia oksigen, penyimpan air (karena sifat selnya yang menyerupai spons), dan sebagai penyerap polutan.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Wingdings;"><span>ü<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Beberapa tumbuhan lumut dimanfaatkan sebagai ornamen tata ruang</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:.0001pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Wingdings;"><span>ü<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Marchantia polymorpha dahulu digunakan untuk pengobatan hepatitis.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cindyharyono.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cindyharyono.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cindyharyono.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cindyharyono.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cindyharyono.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cindyharyono.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cindyharyono.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cindyharyono.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cindyharyono.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cindyharyono.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cindyharyono.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cindyharyono.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cindyharyono.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cindyharyono.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cindyharyono.wordpress.com&amp;blog=5828205&amp;post=5&amp;subd=cindyharyono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cindyharyono.wordpress.com/2009/01/23/5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58b8db3b62eab3d22c8cdd6cf2cdb8d2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cindyharyono</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://cindyharyono.files.wordpress.com/2009/01/anthoceros-sp1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">anthoceros-sp1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://cindyharyono.files.wordpress.com/2009/01/anthoceros-laevis-l3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">anthoceros-laevis-l3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/RAFLEN~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image004.jpg" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/RAFLEN~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image006.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://cindyharyono.files.wordpress.com/2009/01/marchantia-polymorphagif2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">marchantia-polymorpha</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/RAFLEN~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image008.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://cindyharyono.files.wordpress.com/2009/01/riccia1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">riccia1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/RAFLEN~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image016.jpg" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/RAFLEN~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image018.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://cindyharyono.files.wordpress.com/2009/01/jungermaniales41.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">jungermaniales41</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/RAFLEN~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image020.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://cindyharyono.files.wordpress.com/2009/01/jungermaniales3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">jungermaniales3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://cindyharyono.files.wordpress.com/2009/01/clip_image002.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pergiliran tumbuhan lumut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ganggang Keemasan</title>
		<link>http://cindyharyono.wordpress.com/2008/12/12/hello-world/</link>
		<comments>http://cindyharyono.wordpress.com/2008/12/12/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 13:44:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cindyharyono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[A. DIVISI CHRYSOPHYTA. Nama Chrysophyta diambil dari bahasa Yunani, yaitu Chrysos yang berarti emas. Ganggang keemasan atau Chrysophyta adalah salah satu kelas dari ganggang berdasarkan zat warna atau pigmentasinya. Ganggang ini berwarna keemasan karena kloroplasnya mengandung pigmen karoten dan xantofil dalam jumlah banyak dibandingkan dengan klorofil. Kloroplas ganggang ini berbentuk cakram, pita, atau oval. Sel-sel [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cindyharyono.wordpress.com&amp;blog=5828205&amp;post=1&amp;subd=cindyharyono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A.	DIVISI CHRYSOPHYTA.<br />
Nama Chrysophyta diambil dari bahasa Yunani, yaitu Chrysos yang berarti emas. Ganggang keemasan atau Chrysophyta adalah salah satu kelas dari ganggang berdasarkan zat warna atau pigmentasinya. Ganggang ini berwarna keemasan karena kloroplasnya mengandung pigmen karoten dan xantofil dalam jumlah banyak dibandingkan dengan klorofil. Kloroplas ganggang ini berbentuk cakram, pita, atau oval.<br />
Sel-sel ganggang keemasan memiliki inti sejati (eukarion), dinding sel umumnya mengandung silika (SiO2) atau kersik. Tubuh ganggang ini ada yang terdiri atas satu sel(uniseluler) dan ada yang terdiri atas banyak sel (multiseluler). Ganggang yang bersel satu bisa hidup sebagai komponen fitoplankton yang dominan. Ganggang yang multiseluler berupa koloni atau berbentuk filamen. Ganggang keemasan hidup secara fotoautotrof, artinya dapat mensintesis makanan sendiri dengan memiliki klorofil untuk berfotosintesis.<br />
Ganggang ini ditemukan di air tawar, di laut, dan di tanah yang lembab. Alga ini digolongkan kedalam 3 kelas yaitu:<br />
a. Kelas alga Hijau-Kuning (Xanthophyceae).<br />
b. Kelas alga keemasan (Chrysophyceae).<br />
c. Kelas Diatom (Bacillariophyceae).</p>
<p>B.	CIRI-CIRI<br />
1.	Pigmen, khlorofil a dan b, xantofil, dan karoten, klorofil terdapat dalam jumlah yang banyak    sehingga ganggang ini berwarna hijau rumput.<br />
2.	Hasil fotosintesis berupa amilum dan tersimpan dalam kloroplas.<br />
3.	Kloroplas berjumlah satu atau lebih; berbentuk mangkuk, bintang, lensa, bulat, pita, spiral dsb.<br />
4.	Sel berinti sejati, satu atau lebih.<br />
5.	Sel kembara mempunyai 2 atau 4 flagela sama panjang, bertipe whiplash.<br />
6.	Dinding sel mengandung selulose.</p>
<p>      Bentuk talus/struktur vegetatif<br />
1.	Uniseluler motil/berflagela: Chlamydomonas sp.<br />
2.	Uniseluler nonmotil/kokoid: Chlorella sp.<br />
3.	Koloni motil (sel-sel dalam koloni mempunyai flagela) Volvox sp<br />
4.	Koloni nonmotil (kokoid ): Pediastrum sp., Hydrodictyon sp.<br />
5.	Palmeloid: Tetraspora sp.<br />
6.	Dendroid: Prasinocladus sp.<br />
7.	Berbentuk filamen: bercabang: Cladophora sp<br />
8.	Tidak bercabang: Oedogonium sp., Spirogyra sp.<br />
9.	Heterotrikh: Coleochaeta sp., Stigeoclonium sp.<br />
10.	Berbentuk helaian/lembaran yang distromatik: Ulva sp.<br />
11.	Lembaran yang monostromatik: Monostroma sp.<br />
12.	Berbentuk silinder yang beruang di tengah: Enteromorpha<br />
13.	Berbentuk sifon/spnositik: Caulerpa sp., Codium sp.</p>
<p>C.	PERKEMBANGBIAKAN<br />
	Perkembangbiakan vegetatif (aseksual) dengan pembelahan sel, fragmentasi, pemisahan koloni, dan pembentukan spora (aplanospora atau zoospora).<br />
	Perkembangbiakan generatif (seksual) dengan konjugasi, isogami, anisogami, dan oogami.</p>
<p>D.	Kelas-Kelas Chrysophyta<br />
Berdasarkan pembagian kelas diatas, alga dapat kita uraikan<br />
a)	Kelas Xanthophyceae.<br />
Alga ini memiliki klorofil (pigmen hijau) dan xantofil (pigmen kuning) karena itu warnanya hijau kekuning-kuningan. Contoh: Vaucheria sp. Vaucheria tersusun atas banyak sel yang berbentuk benang, bercabang tapi tidak bersekat. Filamen mempunyai banyak inti dan disebut Coenocytic.<br />
Berkembangbiak secara seksual yaitu dengan oogami artinya terjadi peleburan spermatozoid yang dihasilkan anteridium dengan ovum yang dihasilkan oogonium membentuk zigot. Zigot tumbuh menjadi filamen baru.<br />
Reproduksi secara vegetatif dengan membentuk zoospora. Zoospora terlepas dari induknya mengembara dan jatuh di tempat yang cocok menjadi filamen baru.</p>
<p>b)	Kelas Chrysophyceae.<br />
Alga ini memiliki pigmen keemasan (karoten) dan klorofil. Tubuh ada yang bersel satu, contohnya Ochromonas dan bentuk koloni contohnya Synura.<br />
Ochromonas Sel tubuhnya berbentuk bola yang dilengkapi dengan 2 flagel sebagai alat gerak. Kedua flagel tersebut tidak sama panjang. Di dalam sitoplasmanya terdapat beberapa organel penting, seperti kloroplas yang berbentuk lembaran melengkung, vakuola, stigma, dan nukleus. Ochromonas berkembangbiak dengan membelah diri.</p>
<p>c)	Kelas Diatom (Bacillariophyceae).<br />
Diatom banyak ditemukan dipermukaan tanah basah misal, sawah, got atau parit. Tanah yang mengandung diatom berwarna kuning keemasan. Tubuh ada yang uniseluler dan koloni. Dinding sel tersusun atas dua belahan yaitu kotak (hipoteca) dan tutup (epiteca). Reproduksi secara aseksual yaitu dengan cara membelah diri. Contohnya: Navicula, Ganggang ini dikenal sebagai diatomae atau ganggang kersik karena dinding sel tubuhnya mengandung zat kersik. Kersik merupakan komponen penting dalam plankton. Navicula sp hidup di air tawar dan di laut.<br />
Tubuh Navicula sp terdiri atas dua bagian yaitu kotak (hipoteka) dan tutup (epiteka). Di antara kotak dan tutup terdapat celah yang disebut rafe.<br />
Perkembangbiakan Navicula sp:<br />
Perkembangbiakan vegetatif Navicula dengan membelah diri. Setiap inti diatomae membelah menjadi dua, diikuti pembagian sitoplasma menjadi dua bagian. Selanjutnya, dinding sel Navicula memisah menjadi kotak dan tutup. Pada sel anakan, baik kotak maupun tutup akan berfungsi menjadi tutup, dan masing-masing akan membentuk kotak baru. Dengan demikian setiap sel anakan yang berasal dari kotak akan mempunyai ukuran lebih kecil daripada sel asalnya. Peristiwa ini berlangsung berulang kali.<br />
Perkembangbiakan generatif Navicula berlangsung dengan konjugasi. Bila ukuran tubuh Navicula tidak memungkinkan untuk mengadakan pembelahan lagi, inti selnya akan mengalami meiosis dan menghasilkan gamet. Gamet itu kemudian akan meninggalkan sel dan setelah terjadi pembuahan di dalam air akan menghasilkan zigot. Zigot selanjutnya tumbuh menjadi sel Navicula baru dan membentuk tutup dan kotak baru.<br />
Bila Navicula mati, dinding selnya akan mengendap membentuk tanah diatom yang kaya zat kersik. Tanah ini merupakan bahan dinamit, isolator, dan bahan gosok penghalus.<br />
Contoh lain, Pinnularia dan Cyclotella.</p>
<p>E.	Peranan Ganggang Keemasan Dalam Kehidupan Sehari-hari.<br />
Berguna sebagai bahan penggosok, bahan pembuat isolasi, penyekat dinamit, membuat saringan, bahan alat penyadap suara, bahan pembuat cat, pernis, dan piringan hitam. </p>
<p>PENUTUP</p>
<p>Kesimpulan.<br />
Ganggang keemasan (chrysophyta) merupakan alga yang hidup di air tawar dan ada yang hidup di air laut. Tubuh ada yang bersel satu dan ada yang bersel banyak. Alga ini digolongkan ke dalam 3 kelas, yaitu Kelas alga Hijau-Kuning<br />
(Xanthophyceae), Kelas alga keemasan (Chrysophyceae), Kelas Diatom (Bacillariophyceae).</p>
<p>Xanthophyceae<br />
Alga ini memiliki klorofil (pigmen hijau) dan xantofil (pigmen kuning) karena itu warnanya hijau kekuning-kuningan. Contoh: Vaucheria. Vaucheria tersusun atas banyak sel yang berbentuk benang, bercabang tapi tidak bersekat. Filamen mempunyai banyak inti dan disebut Coenocytic. Berkembangbiak secara seksual yaitu dengan oogami artinya terjadi peleburan spermatozoid yang dihasilkan anteridium dengan ovum yang dihasilkan oogonium membentuk zigot. Zigot tumbuh menjadi filamen baru. Reproduksi secara vegetatif dengan membentuk zoospora. Zoospora terlepas dari induknya mengembara dan jatuh di tempat yang cocok menjadi filamen baru.</p>
<p>Chrysophyceae<br />
Alga ini memiliki pigmen keemasan (karoten) dan klorofil. Tubuh ada yang bersel satu, contohnya Ochromonas dan bentuk koloni, contohnya Synura.</p>
<p>Bacillariophyceae<br />
Diatom banyak ditemukan dipermukaan tanah basah misal, sawah, got atau parit. Tanah yang mengandung diatom<br />
berwarna kuning keemasan. Tubuh ada yang uniseluler dan koloni. Dinding sel tersusun atas dua belahan yaitu kotak<br />
(hipoteca) dan tutup (epiteca). Reproduksi secara aseksual </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cindyharyono.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cindyharyono.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cindyharyono.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cindyharyono.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cindyharyono.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cindyharyono.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cindyharyono.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cindyharyono.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cindyharyono.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cindyharyono.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cindyharyono.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cindyharyono.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cindyharyono.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cindyharyono.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cindyharyono.wordpress.com&amp;blog=5828205&amp;post=1&amp;subd=cindyharyono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cindyharyono.wordpress.com/2008/12/12/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58b8db3b62eab3d22c8cdd6cf2cdb8d2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cindyharyono</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
